Koneksi Jaringan Internet


            Dengan kemajuan perkembangan teknologi sekarang ini orang semakin di mudahkan untuk memperoleh koneksi ke jaringan internet. Bahkan dengan kemajuan teknologi sekarang ini orang dapat mengakses internet melalui genggaman tangannya dan dapat diakses di berbagai pelosok Nusantara. Kemudahan ini didukung dengan semakin murahnya biaya koneksi internet, sehingga semakin melengkapi pelayanan 
internet pada masyarakat umum dalam mendapatkan berbagai pelayanan informasi dan hiburan, dan untuk mengakses internet itu perlu digunakan beberapa cara, cara-cara koneksi ke jaringan internet itu sebagai berikut. 

Berikut ini adalah jenis koneksi internet :
v  Tipe Koneksi Internet Dengan Kabel
A.  Dial Up
Dial UP adalah istilah teknologi informasi untuk akses Internet dengan menggunakan jaringan telepon tetap atau telepon bergerak. Pertama-tama, komputer melalui modem melakukan pemanggilan telepon (dial-up) ke penyelenggara jasa Internet. Setelah terhubung maka komputer dapat segera mengakses Internet, kemudian mengakhiri koneksi dengan memutuskan hubungan telepon.

Kecepatan Dial Up : 56 Kbps s/d 320 Kbps
Kekurangan Dial Up : Kecepatannya lambat & Biayanya mahal
B.  ADSL ( Asymmetric Digital Subcriber Line )

Asymmetric digital subscriber line (disingkat ADSL) adalah salah satu bentuk dari teknologi digital subscriber line. Ciri khas ADSL adalah sifatnya yang asimetrik, sehingga data ditransferkan dalam kecepatan yang berbeda dari satu sisi ke sisi yang lain.

Kecepatan ADSL :  1 Mbps s/d 15 Mbps
Kelebihan :
Pembagian frekuensi menjadi dua, yaitu frekuensi tinggi untuk menghantarkan data, sementara frekuensi rendah untuk menghantarkan suara dan faksimile.
Bagi pengguna di Indonesia yang menggunakan layanan Speedy, ADSL membuat akses Internet menjadi jauh lebih murah. Akses Internet tanpa khawatir dengan tagihan yang tidak sesuai yang diharapkan.
Kekurangan :
Berpengaruhnya jarak pada kecepatan pengiriman data. Semakin jauh jarak antara modem dengan komputer, atau saluran telepon kita dengan digital subscriber line access multiplexer yang terdapat di gardu telepon, maka semakin lambat pula kecepatan mengakses Internet.

C.  LAN ( Local Area Network )


LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampusgedungkantor, dalam rumahsekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot

Kecepatan LAN :10 Mbps s/d 1000 Mbps

Kelebiahan :
LAN membolehkan pengguna berbagi sumber komputer atau berbagi sumbe rdaya (resource sharing). Konfigurasi keterhubungan antara beberapa komputer menggunakan topologi

Kekurangan :

D.   TV Kabel

Televisi kabel atau cable television adalah sistem penyiaran acara televisi lewat isyarat frekuensi radio yang ditransmisikan melalui serat optik yang tetap atau kabel coaxial dan bukan lewat udara seperti siaran televisi biasa yang harus ditangkap antena (over-the-air). Selain acara televisi, acara radio FM, internet, dan telepon juga dapat disampaikan lewat kabel.
Kecepatan Tv Kabel : 27 Mbps
Kelebihan :
Kecepatan transmisi data (upstream dan downstream) juga lebih tinggi dibanding transmisi data pada jaringan telepon standar maupun ISDN/Integrated Service Digital Network.
Kekurangan :
Jika penggunanya banyak maka bandwithnya semakin sempit atau kecepatan aksesnya menjadi lambat.

v  Tipe Koneksi Internet Tanpa Kabel
A.  GPRS ( General Packet Radio Service )
GPRS adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Penggabungan layanan telepon seluler dengan GPRS (General Packet Radio Service) menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW)
Kecepatan GPRS : 56 Kbps s/d 171 Kbps

Kelebihan :
Perkembangan teknologi pita lebar bergerak menguntungkan baik untuk dunia bisnis, pemerintahan maupun perorangan, karena semakin baru teknologinya semakin besar data yang dapat dikirimkan dalam waktu yang lebih singkat. Jenis data yang dapat dikirimkan juga menjadi lebih beragam, tidak hanya huruf dan angka, tetapi juga gambar diam, gambar bergerak, dan suara.
Kekurangan :
Disamping harganya lebih mahal, perlu diperhatikan aspek keamanannya dan aspek etika di dalam penggunaan teknologi yang baru. Peran ITU sangat penting di sini.Penyedia jasa layanan pita lebar bergerak harus membangun jaringan baru yang memerlukan investasi yang sangat besar.

B.  HSDPA ( High Speed Downlink Packet Access )
HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam dan kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G. HSDPA merupakan evolusi dari standar W-CDMA dan dirancang untuk meningkatkan kecepatan transfer data 5x lebih tinggi. HSDPA memdefinisikan sebuah saluran W-CDMa yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSCH) yang cara operasinya berbeda dengan saluran W-CDMA yang ada sekarang. 
Kecepatan HSDPA : 128 Kbps s/d 2 Mbps
Kelebihan :
Teknologi HSDPA dapat digunakan untuk banyak user secara bersama-sama. Tetapi jika semua user melakukan download file dengan kapasitas yang besar dari internet, akan berimbas pada aliran data, yaitu seluruh user akan mendapat koneksi yang lambat.
Frekuensi yang dipakai oleh teknologi ini sudah dapat dimaksimalisasikan secara efisien dengan pemakaian bandwith (lebar pita) yang tepat.
Mengurangi tertundanya pengunduhan atau download data (delay), walaupun dengan banyaknya pengguna dari koneksi HSDPA, unduhan data tidak akan tertunda, tetapi mungkin mengalami sedikit keterhambatan aliran data.
Kekurangan :
Kecepatan maksimum 14,4 Mbps dalam jarak kurang dari 1 km dari base station. Apabila sudah mencapai jarak lebih dari sama dengan 6 km, aliran data akan menurun kepada kecepatan 1 Mbps.
C.  3G ( Third Generation )

Teknologi 3G terbagi menjadi GSM dan CDMATeknologi 3G sering disebut dengan mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem untuk internet yang dapat dibawa ke mana saja
Kecepatan 3G : 128 Kbps s/d 2 Mbps
Kelebihan :
Layanan 3G tidak bisa tanpa ada cakupan layanan 3G dari operator. Hanya membeli sebuah handset 3G, tidak berarti bahwa layanan 3G dapat dinikmati. Handset dapat secara otomatis pindah ke jaringan 3G bila, pelanggan tidak menerima cakupan 3G. Sehingga bila seseorang sedang bergerak dan menggunakan layanan video call, kemudian terpaksa berpindah ke jaringan 2G, maka layanan video call akan putus.
Kekurangan :
Layanan 3G berada pada frekuensi 1.900 Mhz. ITU-T memang mendefinisikan layanan 3G untuk GSM pada frekuensi 1.900 Mhz dengan lebar pita sebesar 60 Mhz. Namun, pada umumnya, teknologi berbasis CDMA2000 menggunakan spektrum di frekuensi 800 Mhz, atau yang biasa dikenal sebagai spektrum PCS (Personal Communication System).

D.  4G/LTE ( Long Term Edition )

4G adalah singkatan dari istilah dalam Bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada standar generasi keempat dari teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G dan 2G. Sistem 4G menyediakan jaringan pita lebar ultra untuk berbagai perlengkapan elektronik,
Kecepatan 4G/LTE ; 75 Mbps
Kelebihan :
Memiliki kecepatan yang relatif cepat
Kekurangan :
Biaya infrastrutur yang mahal ( Biaya pembuatan antena pemancarnya mahal )

E.  Wi-Fi  ( Wireless Fidelity )

Wi-Fi adalah sebuah teknologi terkenal yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel (menggunakan gelombang radio) melalui sebuah jaringan komputer, termasuk koneksi Internet berkecepatan tinggi.
Kecepatan Wi-Fi : 1Mbps s/d 54 Mbps
Kelebihan :
Wi-Fi dikembangkan tanpa kabel dan menggunakan gelombang radio dengan frekuensi 2,4 GHz dengan jarak 100 meter. Wi-Fi menggunakan jalur akses jaringan / hot spot, dapat berkomunikasi ke semua komputer dan laptop
Kekurangan :
Jangkauan gelombangnya pendek ( 100 meter ) 
F.  Wi Bro ( Wireless Broadband )

WiBro (Wireless Broadband) adalah yaitu layanan internet portabel yang dipancarkan pada frekuensi 2,3 GigaHertz (GHz). WiBro memungkinkan akses internet broadband ke berbagai perangkat. Termasuk ponsel, komputer notebook, dan PDA. Dari segi mobilitas, Wibro juga dinilai lebih efisien ketimbang WiFi yang sekarang menjadi standar internet nirkabel. Jangkauan WiFi masih terbatas kira-kira sampai 100 meter, sementara Wibro diklaim dapat diakses sampai jarak 1 kilometer dari stasiun pemancarnya.
Kecapatan  Wi Bro : 50 Mbps
Kelebiahan :
Memiliki jangkauan gelombang yang jauh  
Kekurangan :
Biaya yang mahal
G.  Koneksi Internet dengan CDMA (Code Division Multiple Access)
Koneksi CDMA adalah koneksi dengan menggunakan telepon atau handpone CDMA atau modem CDMA untuk mengakses internet. Komputer terhubung ke telepon atau ponsel CDMA melalui kabel data, infrared, atau bluetooth. Untuk telepon yang difungsikan sebagai modem, kecepatannya mencapai 153,6 Kbps (Kilobyte per second). Namun, kecepatan sebenarnya tergantung pada penyedia layanan dan tergantung besarnya signal dan cuaca. Untuk modem dengan menggunakan telepon biasa, misalnya Wifone, kecepatan maksimal 115,2 Kbps.

Kelebihan:
 - Bila digunakan di mana saja dalam area jangkauan jaringan telepon CDMA.
 - Kecepatannya bisa sampai 3 kali lipat dari dial up.
 - Koneksinya lebih cepat dari GPRS.
 - Pengguna tidak perlu membeli modem, karena bisa langsung menggunakan HP/Telepon  CDMA.
 - Pemakaian kuota internet dapat dikontrol, karena jika menggunakan voucher, lama  penggunaannya tergantung dari pulsa yang tersedia pada telepon.
Kekurangan:
- Pada umumnya hanya bisa dipakai di kota tempat kartu perdana HP terdaftar. Jika seseorang pergi ke luar kota, otomatis tidak bisa dipakai untuk koneksi internet.
- Koneksi kurang stabil jika jauh dari stasiun pemancar (BST) provider.
- Kecepatan koneksi tergantung pada banyaknya signal. Jika signalnya sedikit, kecepatannya menjadi lambat.
- Kecepatan juga tergantung pada cuaca. Pada cuaca yang buruk, biasanya koneksi menjadi lambat dan terputus.
- Kurang stabil jika digunakan di dalam ruang tertutup, misalnya di dalam kamar.

H. Broad Band ISDN (Integrated Services Digital Network)

Broad Band ISDN menyediakan layanan terpadu dengan kecepatan tinggi dan menggunakan serat optik sebagai media transmisi. Koneksi modem jenis ini sanggup menyediakan kecepatan (bandwith) yang melebihi 200 Kbps, baik dari provider ke konsumen (downstream) maupun dari konsumen ke provider (upstream).

Kelebihan:
 a. Kecepatan akses yang tinggi.
 b. Menyediakan layanan unlimited.
 c. Lebih stabil karena menggunakan serat optik.
 Kekurangan:
 Pengadaan serat optik sebagai media transmisi, belum begitu luas. 

Komentar

Postingan Populer